Karama.id – Palu, Universitas Tadulako (Untad) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Moh. Syarif Putra Nurdin, mahasiswa Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), berhasil meraih posisi runner-up (juara II) dalam ajang Immerse Education Essay Competition yang diselenggarakan oleh lembaga pendidikan berbasis di Inggris, Immerse Education.
Kompetisi tersebut diikuti pelajar dan mahasiswa dari berbagai negara. Setiap peserta diwajibkan mengirimkan esai ilmiah yang kemudian dinilai oleh tim penilai internasional melalui seleksi ketat. Penilaian mencakup orisinalitas gagasan, kedalaman analisis, relevansi tema, serta kekuatan argumentasi.

Syarif mengaku mengikuti kompetisi ini untuk menguji kapasitas akademiknya di level internasional. Ia juga menyampaikan rasa bangga karena dapat membawa nama Indonesia dan Universitas Tadulako dalam persaingan global.
“Sejak awal saya bertekad untuk menguji diri di tingkat internasional. Saya tidak menyangka bisa meraih posisi runner-up. Bagi saya, ini bukan sekadar kemenangan, tetapi pengalaman berharga dalam melatih kedisiplinan, ketelitian, dan cara berpikir kritis,” ujar mahasiswa angkatan 2025 tersebut.
Ia menambahkan, keberanian mengambil peluang dan konsistensi mengasah kemampuan menjadi kunci dalam menghadapi tantangan akademik, termasuk kompetisi penulisan ilmiah.
Prestasi ini mendapat apresiasi dari pimpinan FISIP Untad. Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FISIP Untad, Dr. Rismawati, S.Sos., M.A., menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan agar capaian tersebut menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya.
“Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Moh. Syarif Putra Nurdin. Pencapaian ini adalah bukti kerja keras dan dedikasi tinggi. Kami berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan mengharumkan nama Universitas Tadulako di panggung dunia,” ungkap Dr. Rismawati.
Ia menegaskan, fakultas berkomitmen mendukung pengembangan talenta mahasiswa, khususnya dalam penulisan ilmiah dan berbagai kompetisi akademik.
Melalui capaian ini, Syarif menyatakan akan terus meningkatkan kualitas akademik dan aktif dalam forum-forum ilmiah. Ia berharap prestasinya dapat memantik semangat mahasiswa Untad lainnya untuk tampil percaya diri dan menunjukkan kemampuan terbaik di kancah internasional.














